Senin, 18 Maret 2013

Jurnal Komputasi Modern

I. Jurnal Komputasi Modern (KOMPUTASI PEMBOBOTAN DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MAPREDUCE)
1. Pendahuluan



Menurut penelitian yang dilakukan oleh Gantz et al estimasi data elektronik mencapai 0,18 zettabyte pada tahun 2006 dan diramalkan akan mencapai 1,8 zettabyte pada tahun 2011, data elektronik yang besar tersebut perlu diolah untuk memperoleh manfaat lebih. Adakalanya aplikasi yang dibuat membutuhkan komputer dengan sumber daya yang tinggi sebagai lingkungan implementasi dan biasanya harga untuk komputer dengan sumber daya yang tinggi tidaklah murah sedangkan untuk komputer dengan spesifikasi yang tidak terlalu tinggi akan kurang reliable dalam menangani data yang begitu besar. Untuk melakukan komputasi dengan data yang sangat besar, Google memberikan suatu metode yang dinamakan MapReduce. MapReduce melakukan komputasi dengan membagi beban komputasi dan diproses secara parallel atau bersama-sama. Terinspirasi oleh adanya Google File System (GFS) dan MapReduce yang dikembangkan oleh Google maka Apache mengembangkan Hadoop Distributed File System (HDFS) dan Hadoop MaprReduce framework untuk menyelesaikan permasalahan dengan melibatkan data yang sangat besar yang berbasiskan Java dan open source. HDFS dapat diimplementasikan pada perangkat keras dengan spesifikasi yang tidak terlalu tinggi, hal ini sangat menguntungkan dari segi ekonomi karena selain tidak berbayar, untuk distributed computing yang biasanya memerlukan banyak komputer untuk memproses data.
Kelebihan yang ditawarkan oleh HDFS memberikan peluang untuk menyelesaikan permasalahan pengolahan dengan jumlah data yang besar namun dengan spesifikasi perangkat keras yang tidak terlalu tinggi. Permasalahan yang dibahas di sini yaitu untuk melakukan perhitungan pembobotan dokumen web berbahasa Indonesia. Diharapkan dengan menggunakan HDFS dan MapReduce yang dirilis oleh Apache, beban komputasi pembobotan dokumen dapat dibagi ke dalam beberapa komputer.

2. Metodologi

2.1 Pembobotan Dokumen

Pembobotan kemunculan term dalam suatu dokumen digunakan untuk perhitungan tingkat kemiripan antar dokumen. Ada banyak metode yang dapat digunakan dalam menghitung bobot kemunculan term dalam suatu dokumen. Salah satu yang banyak digunakan adalah menggunakan metode pembobotan TF-IDF Weighting.
TF-IDF Weighting menghitung term dari dokumen yang diwujudkan sebagai sebuah vector dengan elemen sebanyak term yang berhasil dikenali pada proses penghilangan stopword dan stemming. Vector tersebut beranggotakan bobot dari tiap term yang dihitung berdasarkan metode ini. Metode TD-IDF adalah metode yang mengintegrasikan term frequency (tf), dan inverse document frequency (idf) Formula yang digunakan dalam menghitung bobot berdasarkan metode ini yaitu:
w (t, d ) = tf (t, d ) ∗ log N/nt
Bobot suatu term t dalam suatu dokumen d dilambangkan dengan w(t,d). Frekuensi kemunculan term t dalam dokumen d dilambangkan dengan tf(t,d), Sedangkan banyaknya dokumen yang digunakan dalam uji coba dilambangkan dengan N sementara nt adalah banyaknya dokumen yang mengandung term t. Dari formula tersebut diturunkan kembali formula untuk menormalkan term frekuensi sehingga didapatkan formula:

2.2 MapReduce

MapReduce adalah framework software yang diperkenalkan oleh Google dan digunakan untuk mendukung distributed computing yang dijalankan di atas data yang sangat besar dan dijalankan secara simultan dibanyak komputer. Framework ini terinspirasi oleh konsep fungsi map dan reduce yang biasa digunakan di functional programming. MapReduce memungkinkan programmer Google untuk melakukan komputasi yang sederhana dengan menyembunyikan kompleksitas dan detail dari paralelisasi, distribusi data, load balancing dan fault tolerance. MapReduce memiliki dua tahap dalam memproses data yaitu map dan reduce. Tahap pertama dari MapReduce disebut map. Map melakukan transformasi setiap data elemen input menjadi data elemen output. Map dapat dicontohkan dengan suatu fungsi toUpper(str) yang akan mengubah setiap huruf kecil (lowercase) menjadi huruf besar (uppercase). Setiap data elemen huruf kecil (lowercase) yang menjadi input dari fungsi ini akan ditransformasi menjadi data output elemen yang berupa huruf besar (uppercase). Map memiliki fungsi yang dipanggil untuk setiap input yang menghasilkan output pasangan intermediate <key, value>.
Reduce adalah tahap yang dilakukan setelah mapping selesai. Reduce akan memeriksa semua value input dan mengelompokkannya menjadi satu value output. Reduce menghasilkan output pasangan intermediate . Sebelum memasuki tahap reduce, pasangan intermediate <key, value> dikelompokkan berdasarkan key, tahap ini dinamakan tahap shuffle.

2.3 Hadoop

Hadoop adalah framework perangkat lunak berbasis Java dan open source yang berfungsi untuk mengolah data yang sangat besar secara terdistribusi dan berjalan di atas cluster yang terdiri dari beberapa komputer yang saling terhubung. Hadoop dapat mengolah data dalam jumlah yang sangat besar hingga petabyte dan dijalankan di atas ribuan komputer. Hadoop framework mengatur segala macam proses detail sedangkan pengembang aplikasi hanya perlu fokus pada aplikasi logiknya. Hadoop adalah terdiri dari dua komponen yaitu:

1. HDFS (Hadoop Distributed File System) – Data yang terdistribusi.
2. MapReduce – framework dari aplikasi yang terdistribusi

2.3.1 Hadoop Distributed File System

HDFS adalah distributed filesystem berbasis Java yang menyimpan file dalam jumlah besar dan disimpan secara terdistribusi di dalam banyak komputer yang saling berhubungan.

Gambar Arsitektur Hadoop Distributed File System

3. Kesimpulan

Pembuatan suatu aplikasi pembobotan term dokumen berbahasa Indonesia menggunakan bahasa pemrograman Java framework Hadoop MapReduce.Dari hasil ujicoba performa, waktu komputasi menggunakan MapReduce lebih cepat dibandingkan waktu komputasi pada komputer stand alone terutama pada Job I dengan selisih waktu hingga 5386.43 detik atau kecepatan komputasi lebih cepat hingga 137,88%.

II. JURNAL KOMPUTASI MODERN
MANAJEMEN JARINGAN LALU LINTAS
Abstraksi :
Tujuan dibuat jurnal in membahas masalah yang berkaitan dengan Manajemen Jaringan Lalu Lintas. Sebuah kategori yang relatif baru dari jaringan manajemen cepat menjadi suatu keharusan dalam bisnis konvergensi Jaringan. Organisasi menengah dan besar menemukan mereka harus mengontrol perilaku jaringan lalu lintas untuk memastikan bahwa strategis mereka aplikasi selalu mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk tampil maksimal. Mengendalikan lalu lintas jaringan memerlukan membatasi bandwidth yang untuk aplikasi tertentu, menjamin bandwidth minimum kepada orang lain, dan tanda lalu lintas dengan prioritas tinggi atau rendah. Latihan ini disebut Manajemen Jaringan Lalu Lintas.
  1. Pendahuluan :
Jaringan komputer adalah sebuah komunikasi data sistem yang interkoneksi sistem komputer di berbagai situs yang berbeda. Sebuah jaringan dapat terdiri dari kombinasi dari LAN, atau WAN. Lalu lintas jaringan dapat didefinisikan dalam beberapa cara. Tapi dengan cara sederhana kita dapat mendefinisikan sebagai kepadatan data yang ada di jaringan apapun. Dalam setiap jaringan komputer, ada banyak perangkat komunikasi mencoba mengakses sumber daya dan pada saat yang sama mendapatkan permintaan untuk melakukan beberapa pekerjaan untuk beberapa perangkat lain. Juga pada saat yang sama waktu beberapa jenis perangkat komunikasi mungkin sibuk untuk menanggapi permintaan yang dibuat untuk mereka. Jadi ada banyak pertukaran informasi dalam jaringan dalam bentuk permintaan, respon dan kontrol data. Data ini pada dasarnya adalah dalam bentuk sejumlah besar paket melayang-layang di Jaringan. Ini sejumlah besar data bertindak sebagai beban pada Jaringan, yang menghasilkan memperlambat operasi perangkat komunikasi lainnya. Karena ini ada banyak keterlambatan dalam kegiatan komunikasi. Hal ini pada akhirnya menghasilkan kemacetan dari Jaringan. Ini adalah deskripsi dari Lalu Lintas Jaringan dalam bentuk yang paling sederhana. Dengan kata lain kita dapat mengatakan bahwa lalu lintas jaringan adalah beban pada perangkat komunikasi dan sistem. Ini lalu lintas pada jaringan kini telah mengakibatkan menengah dan organisasi besar menyadari bahwa mereka harus mengontrol perilaku jaringan lalu lintas untuk memastikan bahwa aplikasi strategis mereka selalu mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk melakukan lalu lintas jaringan secara optimal Pengendalian membutuhkan bandwidth yang membatasi untuk aplikasi tertentu, menjamin bandwidth minimum kepada orang lain, dan tanda lalu lintas dengan prioritas tinggi atau rendah. Latihan ini disebut manajemen lalu lintas.
  1. Proses Umum Untuk Manajemen Lalu Lintas
Manajemen Lalu Lintas terdiri dari penggabungan sejumlah kegiatan seperti di bawah ini :
  1. Teknik Untuk Mengukur Jaringan Lalu Lintas
Salah satu cara termudah untuk memahami Lalu Lintas Jaringan untuk mempertimbangkan analogi dengan lalu lintas jalan. pertimbangkan bahwa ada keadaan darurat dan seseorang telah jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tapi ketika ambulans mencoba untuk membuat jalan melalui jalan kota, ia menemukan jalan benar-benar diblokir dengan mobil n bus. Solusi untuk situasi ini akan untuk seorang polisi lalu lintas untuk masuk dan mengelola lalu lintas. Dia pertama kali akan mengukur lalu lintas, dan kemudian memprioritaskan lalu lintas. Ambulans akan mendapatkan prioritas tertinggi dan jalan akan dibuat kosong untuk ambulans untuk lulus. Serupa halnya dengan Lalu Lintas Jaringan. Ketika Anda mengirim permintaan pada jaringan, adalah mungkin bahwa
karena beberapa masalah atau permintaan lain anda harus menunggu untuk beberapa waktu. Jika selama periode waktu jumlah paket mengantri dan menunggu maka menghasilkan lalu lintas. Setelah lalu lintas dibuat, Anda harus menunggu sampai selesai, yang dapat untuk waktu yang lama, tergantung pada situasi. Jadi, harus ada beberapa cara untuk menangani situasi ini. Solusi untuk ini adalah Manajemen Jaringan Lalu Lintas dan prosesnya dimulai pertama dengan mengukur lalu lintas pada jaringan.
3.1 Alasan Untuk Mengukur Jaringan Lalu LintasBerikut ini adalah resons yang akan kita memiliki ukuran lalu lintas jaringan :
a) Layanan pemantauan - memastikan hal-hal menjaga bekerja.
b) Jaringan perencanaan - menentukan kapasitas ketika lebih diperlukan.
c) Biaya pemulihan - sesi kali dan volume lalu lintas dapat memberikan data penagihan.
d) Penelitian - pemahaman yang lebih baik dari apa yang ada terjadi harus memungkinkan kita untuk meningkatkan jaringan kinerja.
3.2 Lalu Lintas InternetMetrik kinerja dasar lalu lintas internet bias terdaftar sebagai:
Packet loss
Keterlambatan
throughput
Ketersediaan
3.3 Pengendali Untuk Pengukuran
Ada beberapa pengendali lain sangat berkaitan dengan persyaratan pengukuran adalah
• Harga
Tingkat Perjanjian Layanan
• Baru layanan
• Aplikasi
  1. Jaringan Pengukuran Lalu Lintas
Biasanya, manajemen lalu lintas ditempatkan di tepi WAN dari situs perusahaan. Di sinilah LAN berkecepatan tinggi memenuhi link akses yang lebih rendah kecepatan WAN. Persimpangan Lanwan juga di mana kedua Internet dan lalu lintas masuk dan keluar intranet perusahaan. Jadi itu adalah tempat yang ideal untuk lalu lintas "jinak" dan untuk mengurangi dampak lalu lintas tidak kritis dan bahkan mencurigakan mengambil di Internet. Membatasi atau memblokir sumber daya jaringan yang tersedia untuk lalu lintas sembrono atau tidak diinginkan meningkatkan kinerja perencanaan sumber daya perusahaan (ERP), pelanggan relationship management (CRM), dan strategis lainnya, aplikasi businesscritical. Selain pemantauan lalu lintas di tepi jaringan, ada masalah performa murni untuk dipertimbangkan. WAN jaringan akses biasanya lebih lambat dari LAN, umumnya karena alasan anggaran. Juga Bisnis membayar berulang biaya bulanan untuk layanan WAN, sedangkan bandwidth LAN adalah gratis (setelah investasi awal peralatan telah dibuat). Dengan kecepatan tinggi lalu lintas LAN melambat pada lebih rendah kecepatan akses sirkuit, tepi LAN-WAN adalah di mana kemacetan yang paling mungkin terjadi. Faktor lain yang penting perlu dipertimbangkan di sini adalah bahwa sebagian besar aplikasi telah dikembangkan untuk berjalan di LAN. Sekarang, jaringan lokal pada umumnya bebas dari kemacetan dan jatuh di bawah kontrol total dari sebuah departemen IT internal. Ini LAN yang dioptimalkan aplikasi berperilaku berbeda dalam lingkungan WAN. Tidak hanya link akses WAN lebih lambat, tetapi layanan WAN juga dapat jatuh di bawah lingkup manajemen penyedia jaringan ganda. Mengatur lalu lintas di segmen jaringan membantu organisasi terdistribusi yang bergantung pada WAN untuk melayani pengguna remote dengan sumber daya yang terpusat. Melakukan jadi adalah masalah yang cukup sederhana. Dalam kebanyakan kasus, jaringan administrator menggunakan GUI untuk mengatur parameter untuk beberapa bisnis penting kebijakan dalam bahasa Inggris. Administrator kemudian mendorong tombol untuk menyebarkan kebijakan-kebijakan ke berbagai segmen jaringan di mana mereka harus ditegakkan.
  1. Analisis Lalu Lintas
Setelah pemantauan berturut-turut selama beberapa tahun, LAN dan WAN lalu lintas telah terlihat mengikuti berbeda pola.
5.1 Lalu Lintas LAN :
Lalu lintas di LAN telah menunjukkan untuk menjadi diri serupa di alam. Mereka berarti jika saya mengukur lalu lintas selama periode satu jam dan plot, itu akan mirip dengan grafik untuk
lalu lintas diplot selama satu hari. Dalam cara yang sama grafik hari akan mirip untuk lalu lintas
grafik diplot selama seminggu dan grafik minggu untuk itu dari sebulan. Itu rintik dari variasi
lalu lintas mengulangi sendiri lebih teratur interval.
5.2 Lalu Lintas WAN :Lalu lintas di WAN telah ditemukan bervariasi sesuai dengan model berikut.

Model Poisson: Lalu Lintas Alam di Internet telah diidentifikasi untuk mengkonfirmasi ke Model Poisson. Model ini memberikan kita gambaran kasar tentang karakteristik Lalu Lintas Internet.
Model ini memperkirakan kemungkinan jumlah paket yang harus ada pada jaringan setelah
diberikan waktu jika tingkat kedatangan rata-rata paket adalah ditentukan.
  1. Manajemen Lalu Lintas
Melihat gambar di bawah ini akan membuat pemahaman yang lalu lintas jaringan sebelum dan setelah dikelola lebih jelas. Angka ini adalah penggambaran media transmisi sementara itu
membawa keberhasilan lalu lintas. Yang kita bisa melihat biasa aplikasi demikian mungkin sebagai
video, audiodownload dll mengambil bagian utama dari tersedia pita lebar. Misi aplikasi kritis
yang tersisa denganhanya sekitar 40% bandwidth yang yang berarti bahwa ada mungkin akan banyak penundaan dalam transmisi data atau pengolahan transaksi. Di sinilah peran manajemen lalu lintas datang masuk.
Pengguna dapat mengambil keputusan mengenai berapa banyak jumlah bandwidth yang ia ingin menjaga khusus untuk misi kritis aplikasi, dan kemudian sisanya dapat digunakan untuk lainnya
normal aplikasi. dalamkedua tokoh kita dapat melihat bahwa lalu lintas telah dikelola sedemikian rupa sehingga maksimum bandwidth yang (hampir 70%) telah disediakan untuk misi kritis
aplikasi. 5% dari bandwidth tidak digunakan yang juga dapat digunakan oleh aplikasi ini dalam kasus
gelora lalu lintas. aplikasi normal adalah dibiarkan dengan hanya tentang 25% dari bandwidth.
  1. Kesimpulan
Untuk menyimpulkan kami ingin menekankan kembali bahwa, hari ini mengubah skenario, di mana cara konvensional dalam melakukan hal tidak ada lagi memegang baik organisasi adalah cepat menyadari bahwa agar mereka tetap pada langkah dengan orang lain dalam lomba, mereka harus merangkul konsep Manajemen Jaringan. Juga cara di mana kedua ukuran jaringan dan data yang rides pada mereka meningkat dari hari ke hari, itu sudah menjadi keharusan untuk memonitor jenis yang lalu lintas yang mengalir, prioritas dan kemudian mengelola lalu lintas sesuai.
Sumber : 
Nama : Diajeng Kristianti 
Kelas : 4IA21
NPM : 51409517
Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Dosen : Rina Noviana
Dibuat tanggal : 18 Maret 2013

Minggu, 17 Maret 2013

Sejarah Komputasi Modern

Kali ini saya akan menjelaskan tentang sejarah komputasi modern. 
Kata  “komputer” pertama kali di perdengarkan kepada public pada tahun 1613, hal ini mengacu pada perhitungan aritmatika dan kata “komputer” digunakan dalam pengertian itu sampai pertengahan abad ke-20. Dari akhir abad ke-19 dan seterusnya.Berkembanganya komputer akhirnya makna komputer menjadi sebuah mesin yang melakukan komputasi. 

Sejarah komputer modern dimulai dengan dua teknologi yang terpisah- perhitungan otomatis dan dapat di program-tapi tidak ada satu perangkat pun yang dapat dikatakan sebagai komputer, karena sebagian penerapan yang tidak konsisten istilah tersebut. Contoh-contoh awal perangkat penghitung mekanis termasuk sempoa (yang berasal dari sekitar 150-100 SM).  Seorang pahlawan dari Alexandria (sekitar 10-70 AD) membangun sebuah teater mekanis yang diadakan bermain berlangsung 10 menit dan dioperasikan oleh sebuah sistem yang kompleks dengan tali dan drum yang dipakai sebagai sarana untuk memutuskan bagian dari mekanisme. Ini adalah inti dari programmability.

salah satu tokoh yang sangat mempengaruhi perkembangan komputasi modern adalah John von Neumann (1903-1957), Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern.Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer  yang di salurkan melalui karya-karyanya . Beliau juga merupakan salah satu ilmuwan yang terkait dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu.

Sejarah singkat dari perjalanan hidup dari Von Neumann , dilahirkan di Budapest, Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Dia adalah anak pertama dari pasangan Neumann Miksa dan Kann Margit.Nama keluarga diletakkan di depan nama asli. Sehingga dalam bahasa Inggris, nama orang tuanya menjadi Max Neumann. Pada saat Max Neumann memperoleh gelar, maka namanya berubah menjadi Von Neumann. Setelah bergelar doktor dalam ilmu hukum, dia menjadi pengacara untuk sebuah bank. Pada tahun 1903, Budapest merupakan  tempat lahirnya para manusia genius dari bidang sains, penulis, seniman dan musisi.

Von Neumann belajar berbagai tempat dan beberapa tempatnya di Berlin dan Zurich. Di tempat itu beliau mendapatkan diploma pada bidang teknik kimia pada tahun 1926. Pada tahun yang sama dia mendapatkan gelar doktor pada bidang matematika dari Universitas Budapest. Keahlian Von Neumann terletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep seluler automata, teknologi bom atom, dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer. Kegeniusannya dalam bidang matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.

Beliau pernah mengajar di Berlin dan Hamburg, Von Neumann pindah ke Amerika pada tahun 1930 dan bekerja di Universitas Princeton pada saat yang bersamaan Von Neumann menjadi salah satu pendiri Institute for Advanced Studies.

Von Neumann sangat tertarik pada hidrodinamika dan kesulitan penyelesaian persamaan diferensial parsial nonlinier yang digunakan, Von Neumann kemudian beralih dalam bidang komputasi. Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.

Berikut ini beberapa contoh komputasi modern sampai dengan lahirnya ENIAC :
  •  Konrad Zuse’s electromechanical “Z mesin”.Z3 (1941) sebuah mesin pertama menampilkan biner aritmatika, termasuk aritmatika floating point dan ukuran programmability. Pada tahun 1998, Z3 operasional pertama di dunia komputer itu di anggap sebagai Turing lengkap.
  •  Berikutnya Non-programmable Atanasoff-Berry Computer  yang di temukan pada tahun 1941 alat ini menggunakan tabung hampa berdasarkan perhitungan, angka biner, dan regeneratif memori kapasitor.Penggunaan memori regeneratif diperbolehkan untuk menjadi jauh lebih seragam (berukuran meja besar atau meja kerja).
  • Selanjutnya komputer Colossus ditemukan pada tahun 1943, berkemampuan untuk membatasi kemampuan program pada alat ini menunjukkan bahwa perangkat menggunakan ribuan tabung dapat digunakan lebih baik dan elektronik reprogrammable.Komputer ini digunakan untuk memecahkan kode perang Jerman.
  •  The Harvard Mark I ditemukan pada 1944, mempunyai skala besar, merupakan komputer elektromekanis dengan programmability terbatas.
  • Lalu lahirlah US Army’s Ballistic Research Laboratory ENIAC ditemukan pada tahun 1946, komputer ini digunakan unutk menghitung desimal aritmatika dan biasanya disebut sebagai tujuan umum pertama komputer elektronik  (ENIAC merupaka generasi yang sudah sangat berkembang di zamannya sejak komputer pertama Konrad Zuse ’s Z3 yang ditemukan padatahun 1941).

Pengertian : Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer. Komputasi yang menggunakan komputer inilah yang disebut dengan Komputasi Modern. 

Sumber : http://lupicantik.blogspot.com/2010/03/sejarah-komputasi-modern.html

Nama : Diajeng Kristianti
Kelas : 4IA21
NPM : 51409517
Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Dosen : Rina Noviana
Dibuat tanggal : 17 Maret 2013 

Jumat, 18 Januari 2013

Contoh Proposal Pendirian Usaha Pembukaan Rental Komputer

A. LATAR BELAKANG

Dalam kehidupan sehari – hari kita selaku pemuda atau pelajar seringkali dihadapkan. Kepada beragam tantangan. Dalam upaya mewujudkan suatu. Kehidupan yang bermakna, dan bermanfaat.
Arti penting pendidikan diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya berperan aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan untuk keperluan itu, pemerintah dalam hal, ini Departemen pendidikan melakukan Tri dharma pendidikan, yang salah satu nya : mengaplisasikan/menerapkan ilmu pendidikan yang telah kita dapatkan dalam proses belajar mengajar dengan bentukan formal. Yang coba kita aplisasikan dalam. Bentukan karya nyata berinteraksi dengan masyarakat, akan tetapi proses interaksi yang kami lakukan tidak terlepas dari disiplin ilmu yang kita miliki dengan orientasi Teknik komputer dan jaringan dengan bentukan wadah pembuatan rental pengetikan.

B. DASAR PELAKSANAAN

Salah satu bentukan dari proses belajar mengajar.

C. TEMA

“ menyentuh kreativitas dan inofatif dalam bentuk karya usaha rental pengetikan

D. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud proposal ini : sebagai Referentatif dari proses Tri dharma pendidikan.

Tujuan : - menambah kreativitas dan inofasi pelajar. Dengan bidang orientasi Teknik computer dan jaringan.

E. METODE PELAKSANAAN

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk karya usaha.

F. JENIS KEGIATAN

· PERAKITAN
· PENGETIKAN KOMPUTER

G. WAKTU DAN TEMPAT

Kegiatan karya usaha beraktifitas tanggal 27 Januari 2013 yang bertempat di Bekasi.

H. TARGET HASIL YANG DIHARAPKAN

- menambah wawasan dalam hati ini sesuai dengan disiplin ilmu yang kita pelajari

I. PENYELENGGARA

Penyelenggara kegiatan pembuatan rental pengetikan SMA Negeri 1 Bekasi oleh guru bidang studi Teknik computer dan jaringan ( TKJ ) dan disetujui oleh Kepala sekolah SMA Negeri 1 Bekasi

J. BIAYA

Adapun biaya pelaksanaan kegiatan pembukaan rental pengetikan sebesar RP 56.890.000,_

K. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat . besar harapan agar dapat menjadi perhatiannya. Sebelum dan sesudahnya, kami ucapkan banyak terimakasih semoga Tuhan yang maha esa selalu melindungi dan menyertai setiap gerak serta Langkah kita.

Kamis, 06 Desember 2012

Aspek Pemasaran & Aspek Keuangan

Pada kali ini saya akan menjelaskan mengenai aspek pemasaran dan aspek keuangan. Yang pertama adalah aspek pemasaran merupakan faktor strtegis  atau kunci dari keberhasilan perusahaan, jika permintaan terhadap produk/ jasa yang dibuat kurang memadai seluruh kegiatanaspek-aspek yang lain tidak akan terwujud.
Jika propek permintaan terhadap permintaan produk lebih kecil dari peawarannya maka sitem produksi produk tersebut tidak layak dilaksanakan. Jika market space masih tersedia maka perlu diselidiki apakah pasar masih mampu menampung produk baru yang direncanakan.
Untuk mengetahui potensi permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa, perlu dilakukan penelitian yang mendalamtentang perkembangan permintaan dan jumlah pemasoknya. Perkembangan permintaan dapat diduga melalui perubahan pendapatan, selera dan tingkah laku konsumen dalam membeli barang dan jasa tersebut.   

A. Produk Jasa Yang Ditawarkan
Spesifikasi produk yang akan dibuat serta sasaran pasarnya harus terurai dengan jelas serta segmen pengguna produk / jasa. Ciri manfaat suatu produk atau atribut lainnya membantu untuk membedakan dari produk pesaing Uraian spesifikasi produk yang jelas akan memudahkan dalam menghitung kebutuhan dahan baku yang digunakan. Sementara segmen pasar dan target pasar yang jelas akan membantu dalam penyusunan program pemasaran
B. Perkembangan Permintaan dan Prospeknya
Perkembangan permintaan dan prospek pasar terhadap suatu produk perlu diketahui, guna mendapatkan hal tersebut harus dilakukan penelitian pasar melalui perkembangan penjualan produk/ jasa sejenis yang dipublikasikan dalam berbagai laporan(studi data skunder) dan penelitian lapangan (market survey) tentang selera atau keinginan terhadap produk.
Proyeksi permintaan harus dibuat untuk beberapatahun ke depan, setidaknya untuk jangka waktu lima tahun atau disesuaikan dengan unsur peralatan utama yang digunakan.
Perhitungan statistik terhadap perkembangan dan prospek permintaan barang/ jasa harus dicantumkan dalam lampiran proposal bisnis tersebut,  termasuk sumber datanya supaya dapat dipertanggung jawabkan validitasnya. 
C.  Perkembangan Penawaran dan Prospeknya
Informasi tentang perkembangan penawaran dapat diamati dengan volume produksi atau melalui kapasitas produksi terpasang perusahaan sejenis yang sudah ada dipasar. Sedangkan data-data tentang perusahaan dan masing-masing kepasitas produksinya dapat diperoleh dari publikasi atau pencatatan pada BKPM, Depatemen Perindustrian dan Perdagangan, asosiasi perusahaan yang terkait dan sebagainya.
D.  Market Space dan Market Share
Adanya kelebihan volume perimntaan terhadap penawaranya menunjukkan ruang pasar yang dapat dipenuhi. Ruang pasar yang cukup besar menunjukkan indikasi bahwa pembangunan proyek untuk memenuhi permintaan tersebut LAYAK untuk dilaksanakan.
E.  Program Pemasaran
Program pemasaran disusun berdasarkan target pasar dan pangsa pasar yang akan dikuasai, rencana pemenuhan pangsa pasar disusun berdasarkan program pemasaran yang lebih rinci meliputi volume penjualan, kebijakan harga jual, system pembayaran, system distribusi dan kegiatan promosi yang digunakan.

Sumber :  http://azharvokasi.blogspot.com/2010/09/perencanaan-usaha_5718.html


Kemudian saya akan menjelaskan aspek keuangan.
Aspek keuangan merupakan muara dari semua aspek sebab keuangan implikasi dari seluruh program proyek yang harus diperhitungkan. Berbagai hal yang menyangkut keuangan perlu dibahas mulai dari awal perencanaan, periode persiapan, pelaksanaan pembangunan proyek dan periode operasi ketika usaha berjalan. Kita bedakan periode tersebut menjadi dua yaitu Periode Persiapan dan Periode Operasi. Implikasi keuangan periode persiapan akan terkafer dalam kebutuhan dana investasi, sedangkan dalam masa operasi tercermin pada proyeksi rugi-laba, proyeksi neraca, proyeksi arus kas dan proyeksi kemampuan melunasi pinjaman serta tingkat pengembalian. Untuk lebih jelasnya kita bahas aspek keuangan meliputi hal sebagai berikut :
   
A. Biaya Pra-operasi
Dalam membangun sebuah usaha perlu diawali dengan pembuatan gagasan, penelitian tentang produk, pasar dan aspek-aspek lain yang dipertimbangkan untuk diambil sebuah keputusan. Guna keperluan tersebut mempunyai konsekuensi biaya yang harus dikeluarkan kita sebut biaya pra-operasi. Penggunaan biaya tersebut keperluan penelitian, perencanaan, studi kelayakan, perancangan (design), biaya konsultan dan biaya pemasaran sebelum produk siap diluncurkan ke pasar. Biaya-biaya tersebut sudah harus dikeluarkan sebelum diambil keputusan untuk melaksanakan proyek yang dikelompokkan sebagai sunk cost atau investasi yang nilainya tetap dan telah dikeluarkan semuanya tidak mempunyai sisa. Biaya tersebut dikeluarkan baik usaha tersebut jadi dijalankan atau batal. Sun cost tidak dimasukkan dalam perhitungan NPV karena biaya tersebut diluar perhitungan studi kelayakan usaha. 
B. Rencana Kebutuhan Investasi
Rencana kebutuhan investasi bisa diperhitungkan diawal perencanaan usaha yang meliputi seluruh pengeluaran pembangunan proyek dengan dikelompokkan sebagai beiruk :
   1.  Biaya pembangunan Fisik (Harta Tetap)
Biaya pembangunan fisik adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan sarana dan prasarana seluruh kebutuhan proyek yang meliputi pembelian tanah, pembangunan gedung, pembelian mesin-mesin, alat kantor, furnitur dan kendaraan.
   2.  Biaya-biaya Trial Run
Trial Run adalah uji coba kelancaran operasi seluruh unit produksi hingga terwujudnya sebuah produk yang akan dipasarkan. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu tertentu yang membutuhkan biaya antara lain beli bahan baku, bahan bantu lainnya, honor tenaga kerja, beli bahan bakar dan lain-lain sehingga tampak kegiatan pabrik beroperasi sepenuhnya. Produk yang dihasilkan bukan untuk dijual secara profit akan tetapi untuk keperluan evaluasi mutu, perbaikan design dan promosi awal. Apabila produk sudah dapat dijual maka pendapatannya masuk pada perhitungan biaya trial run. Sisa produk yang dihasilkan dalam trial run dapat dijadikan persediaan awal barang jadi pada awal periode operasi. Biaya trial run bisa dimasukkan sebagai harta tak berwujud akan disusutkan dalam waktu tertentu.
    3.  Modal Kerja
Yang dimaksud modal kerja adalah dana yang dibutuhkan untuk operasi perusahaan sehari-hari dalam membuat produk yang meliputi kebutuhan dana yang tertanam lancar dalam bentuk piutang usaha, persediaan bahan baku, bahan dalam proses, barang jadi, bahan bakar dan bahan bantu produksi lainnya. Termasuk sejumlah kas minimum untuk kebutuhan tak terduga atau transaksi.
B. Sumber Dana
Sumber dana yang digunakan untuk belanja usaha bisa berasal modal sendiri dan pinjaman bank.

     1.  Modal Sendiri
Yang dimaksud modal sendiri adalah modal yang dimiliki oleh pemegang saham, yang dinyatakan dalam akte pendirian perusahaan. Umumnya jumlah dana yang tercantum dalam akte pendirian tersebut masih jauh dari cukup untuk antisipasi kebutuhan dana investasi keseluruhan.  

Sumber Dana Pembelanjaan Harta Tetap      
              
Sumber Dana    Porsi    Barang Modal      
Pinjaman Bank    60%    450.000.000       
Modal Sendiri    40%    300.000.000
                                    750.000.000      
    2.   Pinjaman
Guna penguatan kebutuhan modalkerja dan membeli harta tetap dibutuhkan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Ketentuan besaran pinjaman, periode penarikan, cicilan, tingkat bunga, jatuh tempo pelunasan dan biaya administrasi lainya dicantumkan dalam perjanjian kontrakkredit yang disepakati antara pihak perusahaan dan bank.
D.  Proyeksi Harga Pokok Produksi/ Penjualan

Proyeksi harga pokokpenjualan harus didukung oleh volume proyeksi dan volume penjualan. Biaya produksi per unit adalah total biaya produksi dibagi dengan volume produksi. Sedangkan harga pokok penjualan per unit adalah total harga pokok penjualan dibagi dengan volume penjualan. 

E.   Proyeksi Rugi-Laba

Proyeksi rugi-laba adalah gambaran keuntungan operesasi usaha beberapa tahun kedepan. Untuk membuat proyeksi rugi-laba harus dihitung terlebih dahulu proyeksi nilai penjualan, biaya produksi dan biaya operasi. Biaya operasi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan operasional kantor dan pemasaran produk. Biaya-biaya produksi dan operasi dapat pula dikelompokkan ke dalam biaya variabel dan biaya tetap.

F.  Proyeksi Arus Kas

Proyeksi arus kas bergna untuk penyusunan proyeksi neraca. Arus kas merupakan catatan atas penerimaan (arus kas masuk) dan pengeluaran (arus kas keluar) kas dalam satu periode. Sedangkan selisih antara keduanya (masuk dan keluar) disebut arus kas bersih. 
 
 

Jumat, 02 November 2012

BENTUK – BENTUK BADAN USAHA

Badan Usaha adalah kesatuan yuridis ( hukum ), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan, berikut bentuk - bentuk badan usaha:

FIRMA
Firma adalah suatu badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih pemilik modal, yang sepakat secara bersama – sama menjalankan usaha dalam satu nama organisasi perusahaan.

Ciri – ciri perseroan Firma:
  • Para persero aktif dalam kegiatan bada usaha sesuai bidang tugasnya
  •  Tanggung jawab tidak terbatas dan di tanggung bersama ( solider )
  •  Tidak berbadan hukum
PERSEROAN KOMANDITER ( CV )

Perseroan Komanditer adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda – beda di antara anggotanya.

Ciri – ciri Perseroan Komanditer:
  •  Ada persero aktif dan diam.
  • Tanggung jawab persero tidak terbatas, sedangkan persero diam terbatas.
  • Tidak berbadan hukum 
 PERSEROAN TERBATAS ( PT )

Perseroan Terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / Perseroan Terbatas di butuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya. 

Ciri dan Sifat PT :
  • Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  • Modal dan ukuran perusahaan yang besar
  • Kelangsungan hidup perusahaan PT ada di tangan pemilik satuan
  • Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • Kepemilikan mudah berpindah tangan
  • Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  • Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  • Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • Sulit untuk membubarkan PT
  • Pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden
PERSEROAN TERBATAS NEGARA ( PERSERO )
Perusahaan Persero adalah BUMN yang terbentuk perseroan terbatas ( PT ) yang modal / sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, yang bertujuanya mengejar keuntungan. Maksud dan tujuan mendirikan persero ialah untuk menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dan mengejar keuntungan untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Ciri – ciri PERSERO adalah sebagai berikut :
  • Pendirian Persero di usulkan oleh menteri kepada presiden
  • Pelaksanaan pendirian dilakukan oleh Menteri dengan memperhatikan Perundang –undangan
  • Statusnya berupa perseroan terbatas yang di atur berdasarkan undang – undang
  • Modal berbentuk saham
  • Sebagian atau seluruh modalnya adalah milik negara dari kekayaan negara yang dipisahkan
  • Organ Persero adalah RUPS, Direksi dan Komisaris
  • Menteri yang di tunjuk memiliki kuasa sebagai pemegang saham milik pemerintah
  • Apabila seluruh saham dimiliki pemerintah, maka menteri berlaku sebagai RUPS, jika hanya sebagian, maka sebagai pemegang saham perseroan terbatas
  • RUPS bertindak sebagai kekuasaan tertinggi perusahaan
  • Dipimpin oleh Direksi
  • Laporan tahunan diserahkan ke RUPS untuk di sahkan
  • Tidak mendapat fasilitas negara
  • Tujuan utama memperoleh keuntungan
  • Hubungan – hubungan usaha di atur dalam hukum perdata
  • Pegawainya berstatus Pegawai Negeri
PERUSAHAAN UMUM ( PERUM )
Perusahaan Umum ( Perum ) adalah perusahaan negara yang didirikan dengan tujuan untuk melayani kepentingan umum dan memperoleh keuntungan. Perusahaan ini berstatus badan hukum dan modal usaha yang digunakan seluruhnya milik negara. Dana penunjang usahanya dapat diperoleh dari pinjaman dalam negeri maupun luar negeri

Ciri – ciri dari BUMN yang berbentuk Perum :
  • Bertujuan melayani kepentingan umum yang vital tetapi diperbolehkan untuk mencari keuntungan
  • Modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan
  • Pemimpin dan karyawan berstatus sebagai perusahaan negara atau pegawai negeri
  • Perum berada di bawah pimpinan Dewan Direksi
PERUSAHAAN DAERAH ( PD )
Badan usaha yang dibentuk oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomian daerah dan untuk menambah penghasilan daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah iala untuk ikut serta melaksanakan pembangunan daerah di bawah pimpinan daerah. Status kepegawaian dari perusahaan ini adalah pegawai perusahaan daerah dan ada juga Pegawai Negeri yang di perbantukan.

Ciri – ciri Perusahaan Daerah :
  • Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha
  • Pemerintah berkedudukan sebagai pemegang saham dalam permodalan perusahaan
  • Pemerintah memilki wewenang dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan perusahaan
  • Pengawasan dilakukan alat pelengkap negara yang berwenang
  • Melayani kepentingan umum, selain mencari keuntungan
  • Sebagai sumber pemasukan negara
  • Seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara
  • Modalnya dapat berupa saham atau obligasi bagi perusahaan yang go public
  • Dapat menghimpun dana dari pihak lain, baik berupa bank maupun non bank VN;F [ 1.6.8_931]
PERUSAHAAN JAWATAN ( PERJAN )
Perusahaan Jawatan adalah Perusahaan Negara yang didirikan dengan tujuan utama untuk melayani kepentingan masyarakat tanpa melepaskan syarat efisiensi efektifitas dan segi ekonomis. Perusahaan Jawatan berada di bawah pembinaan dan Pengawasan Departemen tertentu yang mendirikan dan membawahinya.

Ciri – ciri PERJAN :
  • Bertujuan untuk melayani masyarakat
  • Pimpinan dan karyawan berstatus sipil
  • Merupakan bagian dari Departemen Pemerintah
  • Memperoleh fasilitas negara
  • Dipimpin oleh seorang kepala negara yang bertanggung jawab lansung kepada atasannya 
SUMBER DAYA MANUSIA
Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM (Sumber Daya Manusia) adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :
Persiapan Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain, serta faktor eksternal seperti hukum ketenaga kerjaan kondisi pasar tenaga kerja dan sebagainya.
Rekrutmen tenaga kerja
Yaitu mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan.
Seleksi tenaga kerja
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap yang perlu dilakukan antara lain :
- melihat daftar riwayat hidup atau (CV) curriculum vittae milik pelamar
- melakukan penyortiran pelamar yang memenuhi standar suatu pekerjaan
- melakukan ujian test tertulis , wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.
Pengembangan dan evaluasi karyawan
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada.
Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai
Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.
Jenjang karir
Jenjang karir merupakan tahapan kenaikan jabatan dalam suatu pekerjaan. Hal ini merupakan aspek yang penting bagi para karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan untuk memotifasi karyawan dalam meningkatkan kinerja mereka. Dalam hal ini perusahaan yang profesional akan menetapkan jenjang karir yang pasti bagi para karyawannya.